Liputan6.comJakarta: Tak bisa dipungkiri, beberapa pengguna tinta printer lebih memilih memakai tinta isi ulang (refill) untuk alasan penghematan. Padahal dengan menggunakan teknologi pencetakan pada tinta asli, keunggulan dan keuntungan yang didapat konsumen akan lebih banyak.
Sebagai perusahaan teknologi yang sudah berdiri dan berkembang selama 70 tahun, Hewlett Packard pun mengupayakan serta berkontribusi untuk memenuhi kebutuhan konsumennya. Di antaranya, memperkenalkan berbagai jenis dan ukuran tinta asli HP yang bisa mencetak 2,4 kali lebih banyak daripada tinta refill.
Tersedia tinta standar untuk pengguna di rumah. User bisa mencetak 10 lembar perminggunya. Value pack tinta XL yang bisa menghemat sampai 30 persen atau 200-300 lembar per minggu diperuntukkan bagi kebutuhan kantor. Penggemar fotografi bisa menggunakan Spesial T. Everyday ink untuk mahasiswa. Lalu, ada tipe 703 yang bisa mencetak sampai 600 halaman dengan harga setengah dari tinta standar. Kelayakan tinta asli HP sudah berdasarkan uji produk sebuah badan pengujian independen.
Bayangkan bila konsumen mencetak dengan tinta refill. Ketika printer rusak atau gagal cetak, pengguna akan terbeban dengan biaya-biaya tambahan. Artinya, sesuatu yang murah belum tentu hemat. "Misalnya kita mencetak 100 halaman menggunakan tinta refill. Dengan HP bisa mencetak 240 halaman," ujar Adrian Lesmono, Manajer Pemasaran Bisnis HP Indonesia.
Sejumlah testimoni pun meluncur dari para pengguna tinta HP. "Saya menggunakan tinta asli. Hasilnya gak melebar, bagus banget. Biasanya kalau pakai refill suka bocor," ujar salah seorang konsumen. Guna mengetahui pelayanan yang ditawarkan klik "Tinta Asli HP" pada "Google".(OMI)

